Pacar Tere Tanaman Survival Yang Bisa Dimakan Di Hutan

- February 28, 2018
Pacar tere atau pacar air merupakan tanaman herbal dengan tinggi hanya 0,2-1 meter. Bila diperhatikan secara seksama, batangnya berbuku-buku berwarna kemerah-merahan dan berair. Bunga tandan keluar dari ketiak daun bermahkota merah keunguan. Daun bunga besar 2-3,5 Cm dan panjang, bertaji seperti ekor. Spesies impattiens mudah ditemukan di pekarangan rumah. Impatiens platypelata tidak dapat berkompetisi di kondisi kegelapan hutan. Menyukai kondisi lebih terang di jalan-jalan setapak.


Familia
Balsaminaceae.

Sinonim
Impatiens cornuta L. = Impatiens hortensis Desf. = Impatiens mutila DC. = Impatiens triflora Blanco. = Balsamina mutila DC.

Nama Dearah
  • Sumatra : lahine (Nias), paruinai (Minangkabau), bunga tabo, inay ayer, pacar ayer, laka kecil (Melayu).
  • Jawa : kimhong (Jakarta), pacar cai (Sunda), pacar banyu (Jawa).
  • Nusa Tenggara : pacar foya (Bali), pacar aik (Sasak).
  • Sulawesi : tilanggele duluku, kolondingi unggaagu (Gorontalo).
  • Maluku : bunga jabelu (Halmahera Selatan ), giabebe dumule (Halmahera Utara), laka gofu (Ternate, Tidore).

Nama Asing
Feng xian hua (T), kamantigi (F), touch me not, balsam, garden balsam seed (I), keembung inai ayam (M), balsamien (B), balsamine des jardins, gartenspringkraunt.

Bagian yang Dipakai
Akar, daun, bunga, dan biji.

Sifat Kimawi dan Efek Farmakologis
 
Terasa  pahit, hangat, sedikit toksik atau beracun. Berkhasiat melancarkan peredaran darah, melunakan masa atau benjolan yang keras.

Kandungan Kimia

Bunga mengandung anthocynanin, cynidin, delphinidin, pelargonidin, malvidun, kaempherol, quercetin. Akar mengandung cynidin, mono glycosine.

Manfaat

1. Biji

  • Peluruh haid (emenagog);
  • Terlambat datang haid (amenorrhea)
  • Mempermudah persailanan (parturifasien)
  •  Kanker saluran pencernaan bagian atas

2. Bunga
  • Peluruh haid (emenagog)
  • Tekana darah tinggi (hipertensi)
  • Pembengkakan akibat terpukul (hematoma)
  • Bisul (furunculus)
  • Rematik sendi
  • Gigitan ular  tidak berbisa
  •  Radang kulit.

3. Akar
  • Peluruh haid (emenagog)
  • Antiinflamasi (antiflogistik=antiradang)
  • Rematik, kaku leher, kaku pinggang, sakit pinggang (lumbago)

4. Daun
  • Keputihan (leucorrhoea)
  • Nyeri haid (dysmenorrhoea);
  • Radang usus buntu kronis (cronic appendicitis);
  • Antiradang (antiinflamasi);
  • Tulang patah atau retak (fraktur);
  • Mengurangi rasa nyeri (analgesik);
  • Bisul (furunculus);
  •  Radang kulit (dermatitis), radang kuku .

Dosis pemakaian
  • Pemakaian luar : biji, bunga, daun dan akar secukupnya dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
  • Pemakaian dalam (minum) : 3-10 gram biji , 3-6 gram bunga, 15-30 gram daun, 15-30 gram akar, direbus lalu diminum.
Pemakaian Luar
  1. Rematik, radang kulit (dermatitis), pembengkakan : bunga pacar air segar secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
  2. Tulang patah atau retak (fraktur), antiradang (antiinflamasi) : daun pacar air secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit atau daun tersebut direbus lalu airnya digunakan untuk mencuci luka, sedangkan daunnya ditempelkan pada bagian yang sakit.
  3. Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 15 gram daun pacar air segar, 5 lembar daun cocor bebek segar (kalanchoe pinnata [Lam] Pers.) dihaluskan lalu ditempelkan pada bisul.
  4. Pembengkakan akibat terpukul : 3-6 gram bunga pacar air, dihaluskan, tambahkan arak putih secukupnya, lalu tempelkan pada bagian yang bengkak.
  5.  Radang kuku : seluruh herba pacar air secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada kuku dan dibungkus dengan kain kasa. Lakukan 7-14 hari secara rutin.

Pemakaian Dalam
  1. Peluruh haid/melancarkan haid (emenagog) : Cara ke-1 : 4-5 bonggol akar  pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring ; lakukan 3-4 kali sehari ; Cara ke-2 : 6 gram biji pacar air, 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya hangat-hangat ; Cara ke-3 : 3-10 gram biji pacar air, 30 gram daun dewa segar (Gynura segetum [Lour.] Merr.), 10 gram temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.), direbus dengan air secukupnya, lalu diminum airnya setelah disaring.
  2. Nyeri haid (Dysmenorrhoea) : 10 gram daun pacar air, 15 gram umbi rumput teki (Cyperus rotundus L.), 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan air secukupnya, disaring  lalu diminum airnya.
  3. Terlambat datang haid, pembekuan darah : 6 gram herba pacar air, 10 gram temu putih (Curcuma zedoaria  Roxb.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
  4. Keputihan (leucorrhea) : Cara ke-1 : 30 gram daun segar tanaman pacar air, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya. Cara ke-2 : 30 gram daun pacar air segar atau 15 gram yang kering, 15 gram daun sambiloto kering (Andrographis paniculata Nees.), direbus dengan air secukupnya, lalu disaring dan diminum airnya.
  5. Mempermudah persalinan (Parturipasien), kanker saluran pencernaan atas : 10 gram biji pacar air, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu diminum airnya setelah disaring (tetap konsultasi ke dokter).
  6. Mencegah dan mengatasi kanker (karsinoma) : 15 gram biji pacar air, 30 gram rumput mutiara (Hedyotis corymbosa [L.] Lamk.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya, lakukan dua kali sehari. Tetap konsultasi ke dokter.
  7. Bisul (furunculus), radang kulit (dermatitis) : 3-6 gram bunga pacar air, 5 lembar daun cocor bebek (kalanchoe pinnata [Lam] Pers.) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
  8. Radang usus buntu kronis (cronic appendicitis) : 30 gram herba pacar air, 30 gram daun sambiloto (Andrographis panniculata Nees.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu diminum airnya setelah disaring secara rutin.
  9. Tekanan darah tinggi (hipertensi) : 10 gram bunga pacar air, 100 gram seledri kecil (Apium graveolens L.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya.
  10.  Sakit pinggang (lumbago), kaku leher, kaku pinggang, rematik : 15 gram akar pacar air, 30 gram akar sawi langit (Vernonia cinerea [L] Lees.),15 gram jahe merah (Zingiber officinale Rosc.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring lalu  diminum airnya. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.

Catatan
  • Wanita hamil dilarang memakai resep diatas.
  • Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit berat tetap konsultasikan ke dokter.
  • Umbi rumput teki dapat dibeli di toko obat Tionghoa dengan nama siang fu.

Efek Samping

Pada pemakaian yang terlalu lama, mulut akan terasa kering (xerostomia), mual (neusea), nafsu makan turun (anorexia) yang dapat hilang setelah menurunkan dosis atau menghentikan pengobatan selama 2-3 hari.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search