Tuesday, March 31, 2015

March 31, 2015
"Semakin mendaki puncak kota Garut semakin samar, sebaliknya sosok Gunung Guntur menegas seperti kerucut batu yang berwarna kelabu memberi gambaran seram dan mencekam. Gundul gersang dan tandus liar dan panas" 

Itulah sekilas gambaran Gunung Guntur yang ternyata menuruni Guntur ternyata lebih susah dan merepotkan dibanding mendakinya. Mungkin bagi Sobat Paguci yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Guntur pernah mengalami hal tersebut. Inilah Alasan-alasan kenapa mendaki Gunung guntur lebih Sulit dibandingkan dengan mendaki Gunung Lainnya.

1. Mendaki Gunung Guntur Lebih Sulit Karena panasnya Terik Matahari jika melalukakan Pendakian di siang hari.
"matahari terbit fajar pun tiba, berdiri di puncak tertinggi ditemani sebuah keringat tanpa lelah dan tanpa pilihan" Jalur pendakian Gunung Guntur yang memiliki tinggian 2.250 meter di atas permukaan laut (mdpl) dikenal berat dan extreme karena sepanjang jalurnya tak terlindungi pepohonan sehingga tidak ada tempat untuk berteduh. Hal ini banyak disepakati oleh setiap pendaki yang pernah mendaki Gunung Guntur.

Terik matahari terasa membakar tubuh para pendaki yang mendaki Gunung Guntur di siang hari karena sebagian besar Gunung Guntur tidak banyak ditumbuhi pepohonan sehingga panasnya matahari langsung membakar menembus kulit. Trek jalur dengan bebtauan kerikil membuat para pendaki benar benar membenci trek Gunung Guntur. Treknya pasti membuat dongkol para pendaki karena jalur seperti ini lebih menguras tenaga karena pijakan kaki akan ambles dan terus merosot kebawah. 

2. Beban perbekalan yang dibawa semakin berat karena harus membawa banyak air dari Bawah
Selain panas, para pendaki Gunung Guntur harus mengeluarkan tenaga exstra untuk membawa perbekalan air munum yang cukup banyak ketika mendaki puncak karena di kawasan Gunung Guntur tidak terdapat banyak sumber air. Cuaca panas pula yang membuat para pendaki lebih cepat haus. Lalu pertanyaanya kapankah waktu terbaik untuk memulai pendakian Gunung Guntur? Waktu terbaik mendaki Gunung Guntur adalah pada jam 3-4 pagi untuk menghindari teriknya matahari pada siang hari sehingga bisa sampai di puncak pada pagi hari. Atau mendaki pada sore hari yaitu sekitar jam 3 dan 4 karena matahari telah mulai condong ke barat jadi tidak terlalu panas.

3. Mendaki dan menuruni gunung Guntur ternyata lebih sulit
"langkah kaki sering terpeleset dan ter jatuh karena jalur yang licin dan hanya berpegangan pada seutas ilalang. Pendakian Gunung Guntur adalah siksaan"

Mendaki Gunung Guntur ternyata lebih sulit dibandingkan dengan gunung-gunung lainnya terutama jika dibandingkan dengan gunung yang berada di Garut seperti Gunung Papandayan dan Gunung Cikuray. Selain mendaki yang susahnya minta ampun ternyata menuruni Gunung Guntur lebih sulit dari mendakinya. Ketika menuruni Gunung Guntur harus lebih extra hati-hati. Jalur pendakian Gunung Guntur yaitu jalan setapak yang penuh dengan batu kerikil dan pasir ini sering kali membuat langkah kaki sering terpeleset dan ter jatuh karena jalur yang licin dan hanya berpegangan pada seutas ilalang. Pendakian Gunung Guntur adalah siksaan.

Banyak curahtan para pendaki Gunung Guntur yang dituangkan dalam bentuk tulisan pada blog mereka masing masing. inilah bebrapa judul postingan tentang jalur pendakian Gunung Guntur.

Gunung Guntur - Pendek Pendek Cabe Rawit diposting oleh Setapak Kecil [http://www.pendakigunung.top/2016/08/hipotermia-hampir-saja-membuatku-mati.html]

Gunung Guntur, 2249 MDPL: “Si Pendek” yang menantang! diposting oleh Cmeythasari di blog pribadinbya [https://cmeythasari.wordpress.com/2014/08/30/gunung-guntur-2249-mdpl-si-pendek-yang-menantang]

Naik Gunung: Guntur, Dekat dimata lemas di kaki ~ wanderlust diposting oleh Wanderlust [http://tiny-wanderlust.blogspot.co.id/2016/06/gunung-guntur.html]

Mendaki Gunung Guntur Itu Menyiksa , Naik Payah Turun Susah postingan ini diposting di Info Paguci [http://infopaguci.blogspot.co.id/2015/09/mendaki-gunung-guntur-itu-menyiksa-naik.html]

Gunung Guntur, Pendakian Penuh Waswas dan Curiga diposting oleh Lina Sasmita pada blog pribadinya [http://www.linasasmita.com/2014/10/gunung-guntur-pendakian-penuh-waswas.html

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment