Wednesday, September 2, 2015

September 02, 2015
Info Guntur - Jika Mendengar nama Gunung Guntur, yang akan muncul dalam pikiran kita adalah sebuah gunung kecil trek pendakian paling dekat di Kabupaten Garut. Namun jangan salah, Gunung Guntur merupakan salah satu gunung yang paling sulit didaki di bandingkan dengan Gunung Cikuray dan Gunung Papandayan. Banyak pendaki yang meremehkan trek jalur pendakian gunung ini.

Gunung Guntur sudah tidak asing lagi bagi saya. Gunung ini merupakan cinta pertama bagi saya. Jatuh cinta pada pandangan pertama itulah yang saya rasakan ketika diajak teman untuk pertama kalinya mendaki gunung ini pada tahun 2007 tahun silam. Saat itu saya masih SMP. Dari situlah awal mula saya tertarik kegiatan daki-mendaki dan petualangan alam bebas lainnya sehingga saya akhirnya masuk ke sebuah organisasi Pecinta Alam salah satu PA yang ada di Garut yaitu PAGAR (Pecinta Alam Garut). Setelah masuk PA saya semakin sering mendaki gunung ini hampir seminggu sekali mendaki. Berangkat sabtu sore sepulang sekolah dan pulang minggu pagi. Begitulah kegiatan untuk mengisi akhir pekan. Hingga saya lulus SMA saya masih sering mendaki Gunung Gunur banyak yang berubah darinya. Namaun satu hal yang menjadi catatan dari sekian lama mengenal gunung ini yaitu Jalurnya yang paling nyebelin.  Saya rasa semua pendaki yang pernah mendaki gunung ini sependapat dengan saya. Gunung Guntur merupakan Gunung Semeruh ditanah pasundan. Trek jalurnya sampa persis dengan Gunung Guntur.

Jika dilihat dari kejauhan sepintas Guntur terlihat sangat gersang, kering dan tandus. Bagi para pendaki pemula mungkin akan beratnya apa istimewanya gunung kecil yang terlihat gundul. Namun itulah istimewanya Gunung Guntur. Gersang, panas, dan menyiksa. Rekor pendakian saya adalah pada tahun 2010, kala itu saya bersama teman saya Ryan mengantar salah seorang pendaki asal pontianak bernama Bapak Wiliam seorang pendaki yang tidak lagi muda dalam rangka untuk memecahkan rekor muri 2dengan mendaki 23 gunung selama 23 hari. Gunung guntur termasuk sala satunya. Pada saat itu saya mendaki gunung ini selama enam jam pulang pergi jalan kaki dari Cipanas mendaki hingga ke puncak. Inilah pendakian tersingkat dan tercepat yang pernah saya alamin ketika mendaki Gunung Guntur

Meskipun tidak terlalu tinggi, tidak mudah untuk menaklukan gunung yang satu ini. Bisa saya katakan pendakian Gunung Guntur merupakan pendakian tersulit di antara gunung Paguci lainnya. mengapa demikan, karena mendaki gunung ini memang sangat susah. terlebih lagi jika dilakuakan pada siang hari. Terik matahri yang panas, pijakan kaki beralaskan pasir yang licin serta ditambah beban bawaan air minum didalam keril membuat pendakian lebih sulit.


Mendaki Gunung Guntur itu bisa dibilang menyiksa, naiknya susah dan turunya payah. Menaikinya sangat susah, dan menuruninya pun demikian sehingga kita harus mengeluarkan tenaga extra. Tidak ada kata pendaki junior dan pendaki senior ketika mendaki Gunung Guntur, Junior dan senior sama -sama naik susah turun payah. Sepuluh  langkah berjalan lima belas menit istirahat, selalu begitu.



Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment